Thursday, January 24, 2019

Polemik Satu

SAATNYA MENENTUKAN SIKAP

yang kupinta mungkin sangatlah sederhana
bicara lugas dan apa adanya
namun jika kau sangat tidak menginginkan
kita ubah keluarga ini menjadi panggung pantomim saja

kan kucoba mengerti apa yang kau pertimbangkan
di sela mimpi, di dalam canda, dan di saat kerja
semua kemungkinan t'lah ku bayangkan
sekalipun belum tentu aku bersedia

marah bukanlah sebuah jalan keluar
melarangmu saja aku tak'kan kuasa
kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga
sebagai tebusan atas semua salah dan dosa

jika saja ironi yang kau suguhkan
kan kutanam rasa bersalah dalam senyummu yang meyakinkan
dan dalam degup jantungmu yang kian mengencang

jika saja kata dendam yang kau rencanakan
kan kubalas dengan kebaikan walau harus berakhir dengan kehancuran
intropeksi diri lah yang akan terus ku lakukan

kasih sayang kan dengan sendirinya menghilang
di antara sandiwara keluarga yang penuh bimbang

~ polemikintern.blogspot.com - 19/01/2019 ~

No comments:

Post a Comment